Whois Server Domain .ID

Mengetahui berbagai macam manfaat Whois Server Domain .ID sangat diperlukan. Anda pasti bertanya-tanya apa whois itu? Whois (dibaca who is) berfungsi untuk mendapatkan data-data tertentu dari sebuah domain, data tersebut seperti: nama pemilik domain, ip, nama server, dan umur server.

Whois lookup ialah sebuah aplikasi command line yang berguna untuk melakukan query terhadap database whois.

Namun semakin berkembangnya jaman untuk melihat suatu data dapat langsung mengunjungi situs whois secara langsung, tanpa menggunakan aplikasi command line sehingga dapat mempermudahkan kita.

Walau begitu sampai kini para administrator jaringan masih banyak yang menggunakan aplikasi tersebut.

Baca Juga : Pengertian LSI

Whois Server Domain .ID

Whois Server Domain .ID selain berguna untuk mendapat informasi domain, whois masih memiliki banyak manfaat yang bisa kita dapat:

  1. Dapat mendukung kemanan dan kestabilan internet dengan memberikan informasi kontak yang dapat dihubungi sehingga dapat memperjelas hubungan antara isp dan pemilik domain.
  2. Agar dapat memperoleh ketersediaan domain. Sehingga apabila domain tersebut belum digunakan maka kita dapat menggunakannya.
  3. Mempermudah penegakan hukum terkait pornografi, illegal content dan sebagainya.
  4. Memberikan fasilitas pencarian data untuk hak cipta dan merk dagang.
  5. Memberikan kepercayaan pada pengunjung kita saat mengujungi suatu situs, seperti situs e-commerce, situs social, atau suatu perusahaan yang menawarkan produk.

Diatas adalah beberapa manfaat dari Whois Server Domain .ID. Agar mendapatkan informasi whois untuk root domain umum seperti .com, .net, atau .org dengan mudah dapat mengunjungi situs yang menyediakan fasilitas whois.

Sedangkan root domain suatu Negara seperti .id harus dilakukan dipengelola domain yang bersangkutan.

Namun terdapat beberapa masalah dalam .id, apabila kita melakukan whois pada .id akan selalu mendapat informai available, padahal domain tersebut sudah digunakan.

Memang Whois Server Domain .ID umumnya seperti itu, nah, untuk membenahi hal diatas kita dapat melakukan edit file includes/whoisserver.php dengan menambahkan script berikut dibagian paling bawah:

.web.id|whois.idnic.net.id|Not found
.ac.id|whois.idnic.net.id|Not found
.co.id|whois.idnic.net.id|Not found
.or.id|whois.idnic.net.id|Not found
.net.id|whois.idnic.net.id|Not found
.go.id|whois.idnic.net.id|Not found
.sch.id|whois.idnic.net.id|Not found
.mil.id|whois.idnic.net.id|Not found

Lalu save. Seharusnya script tersebut dapat mengatasi masalah sebelumnya, sehingga domain yang sudah terdaftar tidak akan dinyatakan available.

Baca Juga : Cara setting DNS pada WHM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *